Masa remaja adalah masa-masa yang paling indah. Pencarian
jati diri seseorang terjadi pada masa remaja. Bahkan banyak orang mengatakan
bahwa remaja adalah tulang punggung sebuah negara. Statement demikian memanglah
benar, remaja merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat
menggantikan generasi-generasi terdahulu dengan kualitas kinerja dan mental
yang lebih baik. Di tangan remajalah tergenggam arah masa depan bangsa ini.
Kesalahan-kesalahan yang menimbulkan kekesalan lingkungan inilah yang sering
disebut sebagai kenakalan remaja.Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang
menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja.Perilaku
tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
a. Pergaulan Bebas
b. Perkelahian antar pelajar
c. Penyalahgunaan Narkoba
d. Minum-minuman keras e. Kriminalitas
1.
Kegagalan
prestasi sekolah atau pergaulan.
Banyak
siswa yang terpaksa melakukan tindakan nakal/negarif sebagai pelampiasan emosi
atau amarah seperti siswa yang gagal dalam ulangan, tes, ujian, tinggal kelas,
tidak lulus ujian dan sebagainya.
2.
Kekurangan
dalam pembentukan hati nurani
Pendidikan
agama intensif dan kuat yang diberikan kepada anak sejak kecil dapat dijadikan
benteng moral yang koko, sebagai penyaring pengaruh-pengaruh yang tidak baik
yang datang dari luar.
3.
Lingkungan
keluarga atau faktor dari rumah.
Keadaan
keluarga yang terpecah (broken home) maupun keluarga yang broken home semua
(quasi broken home), keduanya memberikan potensi yang kuat dalam membuat siswa
menjadi melakukan tindakan nakal di sekolah maupun di masyarakat. Rumah tangga
yang berantakan dapat membawa pengaruh psikologis buruk bagi perkembangan
mental dan pendidikan anak. Karena dasar pribadi anak terutama dibentuk dalam
lingkungan rumah tangga.
1.
Kegagalan
yang mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau
diatasi dengan prinsip keteladanan.
2.
Adanya
motifasi dari keluarga,guru,dan teman sebaya untuk melakukan point
pertama
3.
Kemauan
orang tua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang
harmonis,komunikatif,dan nyaman bagi remaja.
4.
Remaja
pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orang tua memberi arahan
dengan siapa dan dikomunitas mana remaja harus bergaul.
5.
Remaja
membentuk ketahanan diri agar tidak terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau
komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.






0 komentar:
Posting Komentar